Peringatan Hari Pahlawan 10 Nopember 2016

Standar

Peringatan hari Pahlawan di SDIT At-Taqwa pada hari Kamis 10 Nopember 2016 dikemas dengan menampilkan beberapa perform dari murid dan guru, diantaranya adalah perform paskibra dari murid-murid Attaqwa, menyanyi dari SC menyanyi Attaqwa, teatrikal drama kolosal “Resolusi Jihad” dari guru dan murid Attaqwa, demo karate, dan menghadirkan tamu undangan dari TNI dan Polri untuk pengenalan berbagai macam profesi. Peringatan ini bertujuan untuk mengenang para pahlawan kita yang telah berjuang untuk merebut kemerdekaan. Salam hari pahlawan….

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Read the rest of this entry

Peringatan Hari Sumpah Pemuda

Standar

Sumpah Pemuda adalah satu tonggak utama dalam sejarah pergerakan kemerdekaan Indonesia. Ikrar ini dianggap sebagai kristalisasi semangat untuk menegaskan cita-cita berdirinya negara Indonesia.(sumber: wikipedia)

Teks naskah sumpah pemuda:

SUMPAH PEMUDA

Kami Putra dan Putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia.

Kami Putra dan Putri Indonesia, mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia.

Kami Putra dan Putri Indonesia, menjunjung bahasa persatuan, Bahasa Indonesia.

Di SDIT At-Taqwa pada hari ini Tanggal 28 Oktober 2016 memperingati hari sumpah pemuda dengan tema “Kobarkan semangatmu, tunjukkan prestasimu”. Peringatan sumpah pemuda ini diisi dengan kegitan berbagai lomba, dimana kelas 1 dan 2 lomba merangkai kata/kalimat, kelas 3 dan 4 lomba mendeklamasikan naskah sumpah pemuda, sedangkan kelas 5 dan 6 lomba menyanyikan lagu daerah dengan menggunakan alat musik ritmis. Perlombaan ini bertujuan untuk mempertebal kecintaan pada bangsa Indonesia dan menghargai jasa-jasa para pahlawan kita. Semangat sumpah pemuda……. Allohu Akbar………..

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Visit to the ice cream factory Campina Surabaya

Standar

Hari ini hari Kamis tanggal 20 Oktober 2016, saat yang ditunggu oleh anak didikku kelas 3C At-Taqwa Surabaya untuk berkunjung ke pabrik es krim Campina Surabaya. Kelas 3C mendapat sesi 2 karena sesi pertama adalah kelas lain. Kami berangkat pukul 8.45 wib, dengan 4 mobil. Tiba disana pukul 10.00 kami disambut oleh kakak yang bertugas untuk mendampingi kami. Kegiatan disana ngapain aja ya……..aha… kami diarahkan untuk masuk ke gedung bioskop mini berisi sekita 50 kursi duduk, kami disuguhi pengetahuan tentang es krim dan sejarah berdirinya es krim Campina. nah habis itu kita nonton video “Happy Cow” ada juga kuis tentang pengalaman tentang es krim. Setekah menonton video selesai kemudian ada hadiah untuk anak yang memenangkan kuis tadi, yang menag namanya dipanggil untuk menuju ke cafe es krim. untuk nama yang tidak dipanggiul kemana???,,, hihihi untuk anak yg kurang beruntung juga meniju ke cafe tapi suguhan es krimnya berbeda. setelah makan es krim bersama, kami diajak ke tempat pembuatan es krim, kami hanya boleh melihatnya dari balik kaca. Setekah itu kita menuju ke tempat kulkas raksasa hahahahaa.. suhunya mencapai minus 20-30 derajat celcius. wowwww gak kebayangkan dinginnya, tapi tenang aja kita juga memakai jaket tebal untuk masuk ke sini. sesi berikutnya adalah berfoto ria…………

Inilah ceritaku kunjungan ke pabrik es krim Campina, oh ya kunjungan kami ini juga ada kaitannya tentang pembelajaran, “Teknologi Pangan”. Bye bye…. tunggu my next story ya…..

Commemorate the Kartini in At-Taqwa Surabaya

Standar

Tanggal 21 April merupakan hari yang selalu diperingati oleh rakyat Indonesia yaitu hari Kartini. Hari Kartini diperingati sebagai penghormatan atas wujud perjuangan kaum perempuan, simbol persamaan gender, emansipasi wanita. Kartini merupakan pahlawan, bukan dengan tindakan kekerasan, tapi tetap radikal, demi memperjuangkan kebenaran yang dipercayainya. Pada peringatan hari Kartini khususnya di At-Taqwa mengusung tema “Door Duisternis tot Licht – Habis Gelap Terbitlah Terang”, bermaksud untuk membangkitkan semangat untuk mentas dari kegelapan. Dalam kitab Al-Qur’an sudah dijelaskan “Minadlulumaati Ilannuur” yang artinya “dari kegelapan menuju terang benderang”. Maka dari itu wahai seluruh rakyat Indonesia gelorakan semangat memberantas kebodohan dan bergegaslah menuju kesuksesan dunia dan akhirat. Allahu Akbar. Pada peringatan hari Kartini di At-Taqwa Surabaya mengadakan talk show seputar Kartini, dan tak kalah penting untuk memeriahkan acara tersebut, juga mengadakan lomba-lomba diantaranya lomba teks rumpang, story, dan mewarnai. Yang membuat acara lebih seru adalah ada lomba best costume untuk guru dan murid. Guru diambil perjenjang dua pemenang yaitu mewakili ustadz dan ustadzah, dan saya terpilih menjadi best costume dijenjang kelas 1. Dan tak lupa juga murid diambil penjenjang putra dan putri. Semangattttsssssssssss……………..

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Nikah Siri dalam Fiqih Kontemporer

Standar

Hukum Nikah Siri

Berkenaan dengan nikah siri, dalam RUU yang baru sampai di meja Setneg, pernikahan siri dianggap perbuatan ilegal, sehingga pelakunya akan dipidanakan dengan sanksi penjara maksimal 3 bulan dan denda 5 juta rupiah. Tidak hanya itu saja, sanksi juga berlaku bagi pihak yang mengawinkan atau yang dikawinkan secara nikah siri, poligami, maupun nikah kontrak. Setiap penghulu yang menikahkan seseorang yang bermasalah, misalnya masih terikat dalam perkawinan sebelumnya, akan dikenai sanksi pidana 1 tahun penjara. Pegawai Kantor Urusan Agama yang menikahkan mempelai tanpa syarat lengkap juga diancam denda Rp 6 juta dan 1 tahun penjara. [Surya Online, Sabtu, 28 Februari, 1009]

Sebagian orang juga berpendapat bahwa orang yang melakukan pernikahan siri, maka suami isteri tersebut tidak memiliki hubungan pewarisan. Artinya, jika suami meninggal dunia, maka isteri atau anak-anak keturunannya tidak memiliki hak untuk mewarisi harta suaminya. Ketentuan ini juga berlaku jika isteri yang meninggal dunia.  Read the rest of this entry

“ODL”KELAS 1C SDIT AT-TAQWA SURABAYA 2014

Standar

Hari itu adalah hari Selasa tanggal 11 Maret 2014 pukul 07.00 murid-muridku tercinta berangkat dengan naik bis menuju Jalasari, Tulangan Sidoarjo. Tiba di sana pukul 08.30, murid-muridku dengan riang gembira menuju tempat ODL. Di sana murid-muridku belajar memberi makan sapi, memetik kangkung dengan di cabut akarnya, kemudian belajar menanam padi, mencari yuyu, dan terakhir kegiatannya adalah menangkap lele di kolam dan berenang ria… HOREEEE…Sueneng banget melihat anak2ku tertawa lepas menikmati indahnya bersama teman-temannya. LOVE U ALL 1C angkatan 2013/1014

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Unforgettable Moment, Ngawi 3 Nop 2012

Standar
Jika dari kalian menikahi seorang wanita atau ketika membeli seorang pembantu maka ucapkanlah: Ya, Allah sungguh aku meminta kepada-Mu kebaikannya dan kebaikan yang Engkau ciptakan atasnya dan aku berlindung kepada-Mu dari kejelekannya dan kejelekan apa yang Engkau ciptakan atasnya dan bila seseorang membeli onta maka peganglah ubun-ubunnya dan ucapkanlah seperti itu“.
(HR. Abu Dawud 2/248, Ibnu Majah 1/617 dan lihat Shahih Ibnu Majah 1/324)

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Doa Calon Istri Untuk Calon Suami..

Standar

Ya Allah …
Aku berdoa untuk seorang pria
yang akan menjadi bagian dari hidupku
Seseorang yang sungguh mencintai-Mu
lebih dari segala sesuatu
Seorang pria yang akan meletakkanku
pada posisi kedua di hatinya setelah Engkau
Seorang pria yang hidup
bukan untuk dirinya sendiri tetapi untuk-Mu

Wajah tampan dan daya tarik fisik bagiku tidaklah penting
Yang terpenting adalah sebuah hati
yang sungguh mencintai dan dekat dengan Engkau ya Allah
Dan berusaha menjadikan sifat-sifat-Mu ada pada dirinya
Dan ia haruslah mengetahui bagi siapa dan untuk apa ia hidup
sehingga hidupnya tidaklah sia-sia Read the rest of this entry

Perihal Seperangkat Alat Sholat dan Al-Qur’an sebagai Mas Kawin

Standar

Pertanyaan: 

Saya ingin menanyakan perihal seperangkat alat sholat dan Al-Qur’an yang dijadikan sebagai mas mawin saat pelaksanaan akad nikah. Ada yang mengatakan bahwa jika seperangkat alat sholat dan Al-Qur’an dijadikan mas kawin bisa memberatkan bagi si suami dan si istri jika kedua alat tersebut tidak diamalkan.. bisa dikatakan keduanya akan berdosa. Sehingga jika kedua mempelai merasa berat, jangan menjadikan kedua alat tersebut sebagai Mas kawin. Namun ada juga yang mengatakan bahwa hal tersebut hanya sekedar symbol, dan bisa diamalkan kapan saja. Pertanyaan saya:

Bagaimana jika salah satunya tidak diamalkan, contohnya Al-Qur’an tersebut baru dibaca/diamalkan setelah 5 tahun perkawinan, yang mana sebelumnya Al-Qur’an tersebut hanya sebagai penghias lemari buku. Bagaimana dengan dosa yang ditanggung oleh si suami dan si istri apakah selama Al-Qur’an tersebut tidak diamalkan mereka sudah menanggung dosa?

Jawaban: 

Assalamualaikum Warahmatullah Wabarakatuh,

Mahar adalah harta yang diberikan pihak calon suami kepada calon istrinya untuk dimiliki sebagai penghalal hubungan mereka. Mahar ini menjadi hak istri sepenuhnya, sehingga bentuk dan nilai mahar ini pun sangat ditentukan oleh kehendak istri. Bisa saja mahar itu berbentuk uang, benda atau pun jasa, tergantung permintaan pihak istri.

Mahar dan Nilai Nominal

Mahar ini pada hakikatnya dinilai dengan nilai uang, sebab mahar adalah harta, bukan sekedar simbol belaka. Itulah sebabnya seorang dibolehkan menikahi budak bila tidak mampu memberi mahar yang diminta oleh wanita merdeka. Kata ‘tidak mampu’ ini menunjukkan bahwa mahar di masa lalu memang benar-benar harta yang punya nilai nominal tinggi. Bukan semata-mata simbol seperti mushaf Al-Quran atau benda-benda yang secara nominal tidak ada harganya. Read the rest of this entry

BERSEDEKAH DENGAN TELINGA

Standar
Prof. Dr. H. Moh. Ali Aziz, M.Ag.
Guru Besar pada Fakultas Dakwah
IAIN Sunan Ampel Surabaya

 Dalam perjalanan menuju acara khitanan massal (25/9), saya melewati sebuah  kampung sepi di Jombang. Di desa itulah, tokoh pembaru Islam di Indonesia, Prof. Dr Nurkholis Majid, atau lebih dikenal dengan panggilan Cak Nur, dilahirkan. Madrasah Ibtidaiyah di tepi jalan yang dirintis oleh ayahnya menjadi pengingat bagi siapapun yang memasuki desa itu. Saat itu, tiba-tiba saya teringat pribadi Cak Nur dalam setiap seminar atau pengajian.

Beberapa kali saya berkesempatan mengikuti seminar dimana ia menjadi salah satu narasumber. Ketika narasumber lain sedang menyampaikan makalah, ia mengikutinya dengan serius. Sesekali mencatat hal-hal yang dianggap penting. Ia tidak berbicara dengan orang lain atau menunjukkan muka jenuh mendengarkan, sekalipun peserta sudah gaduh dan teriak-teriak karena makalah yang dipaparkan tidak menarik dan tidak logis. Pada saat makan siang, Cak Nur masih sekali lagi menjabat tangan pemakalah itu dan berkata, “Apa yang Anda sampaikan tadi sangat menarik.” Saya yakin, banyak hal yang tidak menarik dalam makalah itu, tapi Cak Nur melupakan semuanya dan mengapresiasi satu atau dua poin yang baik saja.

Sejak itu, saya belajar mengikuti jejaknya, sekalipun seringkali gagal: tidak sabar mendengarkan pembicaraan orang yang tidak logis, lebih-lebih tidak jelas arahnya. Saya sering cepat berkesimpulan, “Tidak ada yang baru dari ceramah ini.” Kemudian, saya merogoh handphone di saku untuk bermain SMS. Jebol juga pertahanan saya. Apalagi,  ketika badan lagi lelah. Saya sangat sadar, itu etika tercela, tapi saya masih berat melawannya.  Ternyata, menjadi pendengar yang terpuji jauh lebih sulit daripada menjadi pembicara yang baik. Ia membutuhkan enerji besar dan super sabar untuk melawan egoisme.  Tulisan ini saya buat, semata-mata untuk memberi motivasi diri sendiri untuk menjadi pendengar yang terbaik. Read the rest of this entry